Cara mendesain studio musik di rumah
Anda ingin membuat mempunyai hoby ngeband atau hobi menyanyi? Anda bingung membuat studio musik dirumah, mencari gambar seketsa interior sudio musik? atau anda bingung cara menghitung biaya pembuatan studio musik pribadi dirumah? Berikut ini tips merancang dan mendesain interior studio musik di rumah. Sebelum membangun studio musik pribadi, ada beberapa aspek yang perlu diperhatikan oleh pemilik rumah diantaranya:
Menyediakan ruang untuk studio musik. Maksudnya, apakah masih ada ruang kosong atau lahan yang tidak terpakai sehingga dapat dibuat ruang baru. Tapi jika ruang memang tidak ada, penyatuan fungsi ruang menjadi salah satu cara alternatif agar pemilik rumah tetap dapat menyalurkan keinginannya menciptakan studio musik pribadi. Biasanya orang menggunakan basement atau dekat carport. Sebab, ruang di sanalah yang bisa dibuat ruangan kedap suara. Selain itu, tentu area bawah juga bisa semua ditutup tanpa harus merusak keindahan sekitar.
Menyeediakan lahan 4×5 meter persegi. Dari ukuran itu, Anda sudah bisa mengisi ruang musik dengan mikrofon, dua speaker besar, alat drum, dan gitar. Namun bila ingin menambahkan aksesori studio rekaman, Anda harus menyediakan lahan ekstra ukuran 3×4 meter persegi agar dengan luas lahan tersebut,penggunanya bisa senantiasa merasa nyaman, dengan ukuran lahan 4×5 meter, Anda bisa membangun plafon yang tingginya kira-kira 2,6–2,7 meter.
Gunakan air conditioner (AC) untuk mendapatkan suhu yang lebih dingin, otomatis daya yang dibutuhkan untuk AC juga relatif lebih besar agar kenyamanan penggunanya tetap tercipta.
Elemen penting lain seperti elektronikal dan mekanikal, tentu harus sudah bisa ditata dari awal sebelum material pembungkus atau peredam suara diaplikasikan. Sebab, memang itu yang paling penting. Jika elemen seperti sakelar saja dibuat belakangan, akan membuat pekerjaan dua kali.
membuat ventilasi, seperti AC atau peralatan insulasi dan peredam suara yang ditanam pada plafon gypsum atau lantai.
Memasang rockwool di dalam partisi gypsum, baik pada plafon dan lantai maupun partisi dindingnya. Atau bisa juga dilapisi bagian luarnya dengan kain agar bisa meredam suara.
